Tahukah kamu, apa yang membuatku selalu tersenyum di kala bangun dari lelap?
Tahukah kamu, mengapa jiwaku ini selalu semangat di setiap menjalani hari?
Tahukah kamu, siapa yang selalu menguasai pikiran serta khayalanku?
Setelah selesai urusanku dengan kesedihan, kini aku mulai membuka hati.
Setelah berlama-lama bersama kesenderian, kini aku merasa ramai denganmu.
Kehadiranmu telah merubah segalanya,
Andai di sore berselimut mega itu kita tak berjumpa,
Mungkin aku masih saja bertemankan sepi.
Memang saat ini kita tak mungkin menyatukan rasa,
Tapi asa yang kita punya telah mengalir dalam satu kosa.
Memang saat ini kita tak mungkin sujud di atas sajadah yang sama,
Tapi doa yang kita panjatkan selalu saling membalas nama.
Kamulah jawaban atas setiap setengah lingkaran terbuka ke atas di bibirku.
Kamulah raga yang menyempurnakan aku tanpa melihat banyaknya kurangku.
Kamulah kisah impian yang kini menjadi nyata.
Entah nantinya akan seperti apa,
Bisa saja aku dan kamu menjadi kita,
Mungkin juga hanya akan begini-gini saja.
Entah akhirnya akan seperti apa,
Bisa jadi aku dan kamu akan selamanya,
Mungkin juga hanya sementara.
Namun tak apa,
Yang aku tahu pertemuan ini membuat aku dan kamu bahagia.
Entah nantinya akan seperti apa,
Bisa saja aku dan kamu menjadi kita,
Mungkin juga hanya akan begini-gini saja.
Entah akhirnya akan seperti apa,
Bisa jadi aku dan kamu akan selamanya,
Mungkin juga hanya sementara.
Namun tak apa,
Yang aku tahu pertemuan ini membuat aku dan kamu bahagia.
Terima kasih untuk kamu,
B.A.P
Tidak ada komentar:
Posting Komentar